Senin, 28 September 2015

Hotel Transylvania 2 [Comment Session]

Pertama-tama aku mau bilang kalau aku nggak suka sama 'Hotel Transylvania' yang pertama.
Ketika tahu ada sequelnya lalu menonton trailer-nya, aku tidak tertarik. Aku tahu film ini cuma akan menjadi kartun sekedar lewat. Apalagi sebagai penggemar film-film pixar, aku tahu HT2 (Hotel Transylvania 2) tidak akan memberikan tontonan yang terlalu menarik. Pas aku nonton trailer-nya aku lihat bahwa joke-nya nggak spesial dan plotnya tidak menarik.

Namun sebagai penonton yang baik kita tidak boleh men-judge filmnya sebelum menonton. Dan setelah kutonton...... *Jeng jeng jeng.......!!! "Wow, boleh juga!"kataku ketika lampu dinyalakan tepat setelah film ini habis.
Dibandingkan dengan trailer-nya, HT2 mampu membawakan komedi yang tidak berlebihan. Aku senyum-senyum sendiri melihat kepolosan para monster tua yang hidup di era modern, keluguan pasangan muda Jonathan-Mavis, kecanggungan pertemuan orang tua mereka yang saling beradaptasi dengan dunia masing-masing, serta tentunya Drac (tokoh utama kita) yang ingiiiin sekali cucunya "sevampir" dirinya.

Di HT2 kita bisa melihat drama realita kehidupan keluarga baru dan segala permasalahannya. Dan dengan balutan animasi yang apik dan karakter tokoh-tokohnya yang kuat, semua itu jadi menyenangkan untuk disaksikan :)

Kekurangannya? Ada sih beberapa joke  yang menurutku nggak lucu dan agak mainstream, terutama jika dibawakan di Amerika sana. Terus yang agak mengganggu adalah: aku nggak nemu pesan moralnya! Entahlah, aku merasa aneh. Kalau kalian nonton coba beri tahu aku apa pesan moralnya. Biasanya kan film yang bagus adalah film yang tidak menggurui, lah kalo film ini malah sama sekali tidak memberikan pesan moral (?)

(SPOILER ALERT) Apa karena aku emang masih muda ya? Bisa jadi pesan moralnya adalah kita tidak boleh memaksakan anak harus jadi apa ketika sedang mendidik mereka. Mereka bukan kita, walaupun setiap buah memang tidak akan jatuh terlalu jauh dari pohonnya. Tapiii... Endingnya agak mengganggu pesan moral itu. Resolusinya yang bad ass banget membuat pesan itu menjadi samar-samar. Yah, mungkin itu dari aku nya aja sih.... (SPOILER END)
Aku liat rating di IMDB ternyata cukup tinggi kok! Film ini memang worth it ditonton di bioskop, terutama buat pengen nonton-nonton santai bersama teman atau anak. Oh iya, kalau belum nonton HT1 kayaknya masih tetep bisa ngikutin kok! Kalau HT1 bicara soal seorang ayah (Drac) yang menentang cinta sejati anaknya (yang bukan vampir), di HT2 kita nggak akan bahas cinta-cintaan lagi. HT2 membahas sesuatu yang lebih berat, real, tetapi disajikan dengan unyu dan asik ;)

Aku nggak nyesel nonton HT2 ini.


RATING: 5.5/10

Tidak ada komentar:

Posting Komentar