Kamis, 03 September 2015

Battle of Surabaya [Short Review]

BOS

Judul: Battle of Surabaya (2015)
Sutradara: Aryanto Kurniawan
Pengisi Suara: Dominic, Reza Rahadian, Maudy Ayunda
Sinopsis:
Setelah pemboman kota Hiroshima dan Nagasaki oleh Sekutu, Jepang mengakhiri perang melawan Sekutu. Penyerahan Jepang atas Sekutu tersebut ditandatangani di atas Kapal USS Missouri. Indonesia Merdeka! Lepas dari penjajahan Jepang. Tetapi langit Surabaya kembali memerah. Peristiwa Insiden Bendera di Hotel Yamato dan kedatangan Sekutu yang ditumpangi Belanda menuntut hak atas Hindia Belanda. Disisi lain juga terjadi gangguan oleh beberapa kelompok pemuda Kipas Hitam, sebuah organisasi paramiliter bentukan Jepang. Residen Sudirman, Gubernur Suryo, Pak Moestopo, Bung Tomo dan tokoh-tokoh lain membangkitkan semangat arek-arek Suroboyo & pemuda Indonesia untuk memilih bangkit melawan penjajahan.


Cerita Battle of Surabaya merupakan cerita adaptasi dari peristiwa 10 November 1945 di Surabaya. Musa, seorang remaja penyemir sepatu yang kemudian membawa misi sebagai kurir surat-surat rahasia untuk para tentara dan milisi pejuang Indonesia. Selain surat rahasia Musa juga mengantar surat-surat pribadi para pejuang untuk keluarganya. Bersama sahabatnya Yumna (Maudy Ayunda) dan Danu (Reza Rahadian), Musa mengalami petualangan hebat hingga banyak kehilangan orang-orang yang dicintainya. Bagaimana petualangan Musa menyelesaikan misi-misinya diantara ancaman para musuh dan perang yang terjadi waktu itu, saksikan di Bioskop mulai tanggal 20 Agustus 2015!
BATTLE OF SURABAYA - There is no glory in war! (sumber: cinema 21)




BOS



Aku orang Surabaya. Bodo amat ya? Ya udah, kita langsung review aja filmnya!

Kalau ada yang bilang animasinya jelek aku nggak setuju. Memang belum bisa sehalus animasi luar negeri, tetapi cukup bisa dinikmatilah. Toh gerakan yang tidak halus ini bisa menjadi suatu konsep yang menarik asalkan memang konsisten dari awal sampai akhir memang begitu. Dan ya.... Film ini konsisten kok! Nggak jelek-jelek amat pula. Jadi kurasa nggak ada masalah dengan animasinya. Kita berdoa aja film animasi Indonesia berikutnya bisa lebih baik kualitas animasinya dari film ini.....

Singkat aja, menurutku sutradara film ini punya ide-ide bagus dalam mendramatisasi sebuah film. Mungkin ia sering nonton film-film bertema serupa. Namun bagaimanapun pengalaman juga menentukan. Setahuku film ini adalah film perdana sang sutradara. Hal tersebut berpengaruh banget pada hasilnya yang serba tidak greget, padahal ide-ide yang ada sangat bagus. Atau hal ini bisa jadi karena film ini merupakan 'animasi' dan (mungkin) menggambar yang banyak itu susah. Jadi banyak adegan-adegan yang harusnya ada tetapi tidak dimunculkan. Hasilnya ide yang brilian dan dramatis tadi menjadi nanggung dan bikin canggung. Belum lagi dengan editing yang tidak rapi di beberapa bagian sehingga membuat penonton agak bingung dengan alur ceritanya.

Yang paling aneh dari film ini adalah promosinya. Aku sudah dengar wacana film ini bertahun-tahun yang lalu. Setiap tahun mengatakan ahwa film BATTLE OF SURABAYA ini akan diputar tahun 'ini'. Nyatanya baru diputar tahun 2015. Posternya pun sudah ada sejak lama. Lalu pihak yang paling kasihan adalah pengisi suara dari Musa, tokoh paling utama dalam film ini. Musa ini diisi suaranya oleh seseorang bernama 'Dominic', tetapi jangankan browsing di google, namanya bahkan tidak tersebut di poster filmnya! Nama yang tersebut malah Reza Rahadian dan Maudy Ayunda (yang memang lebih terkenal). Padahal karakter yang dibawakan Reza Rahadian itu bukan tokoh utama lho! Kasihan ya si Dominic ini...?


Bagaimanapun aku bangga ada orang-orang yang "sudah tidak sabar" untuk memproduksi film animasi di tanah air. Mengingat anak bangsa pun sudah bisa membuat sebuah animasi yang bagus, yang mau dibuktikan dengan film ini. Semoga dengan adanya film BATTLE OF SURABAYA ini akan lebih banyak produser yang berani untuk memproduksi film-film animasi di Indonesia yang, tentunya, lebih berkualitas lagi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar